15.3.12

Dia itu Kaka ku bukan pacarku


“ kak, masih dimana ? “ “ iya bentar , kaka baru keluar kelas . tunggu aja di depan gerbang ya kaya biasa“ “ yah kaka , kirain udah otw . yaudah agak cepetan yah abang gantenggg panas nih soalnya hehe “ “ kalo ada butuhnya aja baru muji . hhaha iya ade cantik “ klik telfonku dimatikan .
Aku azahra , biasa di panggil Zahra . dan yang tadi aku telfon itu kakaku , namanya delvin . aku kelas IX smp . sedangkan kakaku kelas X SMA . aku sama kakakku gak beda jauh. Cuman beda satu tahun aja .
“ Zahra , mau pulang bareng ? “ Tanya axel padaku .

“ makasih axel , tapi aku mau di jemput ka Elvin “ jawabku padanya .
“ oh yaudah , lain kali kalo aku ajak pulang bareng mau yah zah “ pinta Axel dengan senyumannya .
“ iya axel “ jawabku singkat sambil tersenyum .
Axel pergi meninggalkanku . ah sial , coba aja aku gak di jemput sama ka elvin . aku sekarang pulang bareng sama Axel . iya Axel , mantan aku . aku masih sayang sama dia .tapiiiiiiiiii ah udah hiraukan  ucapku dalam hati .
tak lama kak elvin datang .
“ woy ngelamun aja de , ayo pulang “ sentak kak elvin mengagetkanku .
“ kakak bikin kaget aja , ngomong lebih pelan bisa kali ka “ jawabku dengan muka bete .
“ abis ngapain coba ngelamun siang bolong gini “ jawab ka elvin .
“ yaudah ayo ah pulang “ jawabku singkat .
Di perjalan pulang aku mengajak kaka bicara .
“ kak , kayanya mendingan kita jangan pulang ke rumah “
 “ gila lo de , mau ngajak kaka kabur ? “ jawab ka elvin kaget
“ hhahah bukan gitu ka maksudnya , sekarang kita main dulu ka . jangan langsung pulang ke rumah “ jelasku
“ makanya ngomong yang jelas hhaha . terus mau kemana ? “
“ kemana aja , terserah kaka . orang kaka yang bawa motonnya . hehe “
“ yaudah nih kamu yang bawanya de “ jawab ka elvin mengajakku bercanda
“ eh ka , ke taman yang waktu itu aja yu “ ajak ku pda ka elvin .
“ yang mana de ? yang waktu ada tukang ice cream yang kamu bilang enak itu ?” Tanya ka elvin
“ nah iya itu . ayolaaah ka yah yah yah ?” aku merayu ka elvin
“ iya ayo deh “
Beberapa menit kemudian aku sampai di taman yang tak cukup ramai ini . tapi aku suka tempat ini , sepi adem , angin seemlier . hmmm
sebenarnya tempat ini tempat dimana aku dan axel sering menghabiskan waktu . tak lama aku menemukan pedagang ice cream yang kak elvin maksud . aku dan ka elvin membeli ice cream itu . aku membeli rasa coklat , dan kak elvin rasa vanilla .
Ketika aku sedang bercanda dengan kak Elvin . tak lama aku mendengar orang yang berbicara
“ kamu ngerti dong sama aku , dia itu bukan pacar aku . dia itu cuman kakak aku . kakak kandung aku “
Nampaknya kak elvin juga mendengarnya , aku dan kak Elvin bertatapan , dan tak lama kak elvin tertawa . akupun ikut tertawa melihat kak elvin . kata-kata itu bikin aku inget sama masa lalu aku . aku dan kak elvinpun menjadi flashback masa-masa itu . jadi gini ceritanya
Hari itu tanggal 8 April dimana aku dan Axel memulai hubungan , setiap mau berangkat sekolah aku di jemput Axel . tiap pulang sekolah aku di anter Axel dan biasa diam di taman ini . aku di antar jemput tanpa di ketahui ibu, karena aku biasa menunggu Axel di dekat halte bus . sampai suatu saat ibu mengetahui itu dan ibu marah padaku. ibu memintaku untuk tidak di antar jemput Axel .aku tak bisa mengelak ibu benar-benar marah padaku karena aku berbohong padanya gara-gara lelaki . ibu meminta kak elvin untuk mengantar jemputku . aku tak menceritakan ini pada Axel . aku mengirin exel sms
exel , besok kayanya gak usah jemput aku yah sayang “  bippppp pesan terkirim .
Rasanya berat memulai keseharian baru , aku udah biasa di antar jemput axel . tapi sekarang ? harus sama kakak cerewet dan bawel ini .
*One new message* dan itu dari axel
loh kenapa sayang ? yaudah deh kalo itu mau kamu . tapi besok2nya lagi bolehkan ? “  
Aku binggung harus jawab apa . tapi ibu tak mengijinkan aku pergi bersama Axel .
gimana besok-besok aja ya sayag “  balasku pada Axel .
***
keesokan harinya , aku pergi diantarkan ka Elvin . ya teman-temanku memang tak tau tentang kak Elvin . yang tau tentang ka Elvin hanya Nisya sahabatku .
Ketika aku turun dari motor . semua mata tertuju padaku . entah apa maksudnya orang-orang melihatku , mungkin karena aku terliahat cantik hari ini ? atau karena mereka melihat aku di bonceng cowo ganteng ? heeem padahal ka Elvin biasa saja menurutku . tapi jangan salah , gini gini juga kakak aku emang ganteng , hatinya juga ganteng sampe punya pacar lebih dari 2 . heemeh -_-
“ Zahra Zahra , lo sama siapa tadi ? “ Tanya Fani .
“ bukan sama siapa-siapa ko Fan “ jawabku
“  itu pacar baru lo ? Axel ? “ Fani bertanya lagi
“ dia bukan pacar gue fan , ah lo kepo haha “ jawab gue singkat
Lah kenapa orang nyangka Kak elvin itu pacar aku . emang sih aku sama kak Elvin kan kaka ade , jadi mirip dan cocok kalo di bilang punya hubungan . haha
gak lama gossip itu nyampe di telinga Axel . entah bagaimana ceritanya . ketika aku menunggu jemputan kak Elvin . Axel menghampiriku , tapi dia belum menaiki motornya .
“ Zahra , mau gue anter ke rumah lo yah ? “ pinta Axel
“ maaf xel , tapi sekarang kayanya gak bisa “ jawabku padanya .
“ Lo kalo udah gak sayang sama gue ngomong aja zah , diajak pulang bareng aja susah “ jawab Axel meninggalkanku .
Yaampun Axel marah padaku , kalo Axel udah marah susah banget buat di tenangin . emosinya pasti memuncak , dan ahh . aku bener-bener binggung waktu itu . kalo aku pulang bareng Axel nanti aku di marahin ibu. mau jujur sama Axel takut di bilang anak mama . hm -_-
Gak lama kak Elvin dateng , aku naik motornya . dan gak lama ada Axel berhenti di depan motor kak Elvin . Kak elvin di tarik Axel . dan mereka  berantem . Axel sepertinya cemburu dan menyangka aku mengkhianatinya dengan berselingkuh dengan orang lain .
Akupun berteriak sambil melerai mereka
“ Axel dia Kak Elvin , kakak aku bukan pacar atau selingkuhan aku . berhenti pls Axel “ teriakku .
Axel terdiam , entah malu atau apa . muka Axel memerah .
“ jadi dia ini kaka lo zah ? “ “ iya xel , maafin gue gak jujur sama lo . sebenernya gue gak di bolehin di anter jemput sama lo sama ibu . jadi ibu nyuruh  kak elvin yang anter jemput gue . gue gak jujur soal ini soalnya gue takut di bilang lo anak mama “ “ Zah , kenapa lo gak jujur ? mungkin gue gaakan kaya gini juga . gue panas denger gossip dari orang lo di anter cowo lain “ “ iya sorry xel , ini emang salah gue “
Aku pulang dengan kak Elvin , danAxel mengikuti dari belakang . Axel bermaksud meminta maaf kepada Ibu , Karena telah membuat kak Elvin babak belur . tapi hasilnya ibu malah nyuruh kita buat ngeberhentiin hubungan ini . Axelpun setuju , ibu menceritakan semuanya dan yang membuat ibu takut membiarkanku menjalin hubungan dengan lelaki . Axel mengerti dengan maksud Ibu .
Sampai saat ini , aku merasa kalo Axel masih ada rasa sayang sama aku , aku juga begitu . Axel tak pernah berhenti mengajakku untuk pulang bersama . tapi aku masih menolaknyaknya karena kak Elvin masih mempunyai tugas untuk mengantar jemputku sampai tanggal 10 Oktober tahun ini . iya sampai hari ulang tahunku. Setelah hari ulang tahunku . aku boleh menjalin hubungan dengan lelaki . aku percaya Axel masih menungguku . Aku percaya apa yang dikatakan Axel padaku bukanlah modus belaka .
“ kak pulang yu ah udah sore “ jawabku sambil tertawa mengingat kejadian waktu itu .
“ iyah ayo , tapi tunggu dulu . cari minum dulu yu . kaka haus , cape ketawa terus dari tadi “ jawab Kaka.
“ Hahaha iya ayo ka “ jawabku sambil meninggalkan taman ini bersama kaka .
10 Oktober hari yang kunanti dan aku berharap di hari itu aku dan Axel bisa menjalin hubungan kembali O:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NO SPAMING :D